Peristiwa

Korban Tragedi Tabrakan Kapal di Muna Ditemukan Tewas, Operasi SAR Resmi Ditutup

Petugas gabungan dari Basarnas dan Polairud sedang mengevakuasi jasad korban La Onus (51) dalam operasi pencarian yang berlangsung selama lima hari. Korban ditemukan mengambang di perairan setelah tragedi tabrakan antara kapal tongkang Buana dan longboat di perairan Tampo–Pulau Renda, Kabupaten Muna, Sulawesi Tenggara, pada Selasa (22/10/2025).

Muna, Cakrawalasultra.id – Setelah lima hari pencarian intensif, tim SAR gabungan akhirnya berhasil menemukan satu dari dua korban yang sebelumnya hilang dalam tragedi tabrakan kapal di perairan antara Tampo dan Pulau Renda, Kabupaten Muna, Sulawesi Tenggara.

Korban bernama La Onus (51), warga Desa Laiworu, ditemukan dalam kondisi meninggal dunia pada Selasa (22/10/2025) pukul 06.15 WITA. Jenazah ditemukan mengambang tidak jauh dari lokasi awal pencarian.

Kabar penemuan ini disampaikan langsung oleh Kepala Kantor Pencarian dan Pertolongan (KPP) Kendari, Amiruddin, dalam keterangan persnya.

“Pukul 06.15 WITA, tim SAR gabungan berhasil menemukan korban atas nama La Onus dalam kondisi meninggal dunia. Korban langsung dievakuasi ke rumah duka dan diserahkan kepada pihak keluarga,” ujar Amiruddin, Rabu (22/10/2025).

Dengan ditemukannya korban terakhir, operasi SAR yang telah berlangsung selama lima hari itu secara resmi dinyatakan selesai dan ditutup. Seluruh personel dari unsur Basarnas, TNI-Polri, relawan, serta masyarakat dikembalikan ke satuan masing-masing.

RUU Daerah Kepulauan, Fraksi PKB: Upaya Menegakkan Keadilan bagi Wilayah Kepulauan

Amiruddin menyampaikan apresiasi kepada semua pihak yang terlibat dalam proses pencarian, yang menggunakan berbagai metode termasuk perahu karet, drone pengintai, hingga penyisiran garis pantai.

“Kami mengucapkan terima kasih atas kerja sama semua pihak selama proses pencarian berlangsung,” tutupnya.

Kronologi Kejadian

Tragedi tersebut terjadi ketika sebuah longboat yang mengangkut tiga orang nelayan asal Muna ditabrak oleh kapal tongkang Buana di jalur pelayaran padat antara Tampo dan Pulau Renda. Benturan keras menyebabkan dua dari tiga penumpang terjatuh ke laut.

Korban pertama yang ditemukan adalah La Rone (63), warga Desa Tampo, yang ditemukan dalam keadaan meninggal dunia sehari setelah kejadian. Satu korban selamat, Muhtari (48), berhasil diselamatkan dan kini tengah menjalani pemulihan.

Daftar Korban Tragedi Tabrakan Kapal di Perairan Muna:

Kebakaran di Kendari Barat Hanguskan Asrama Polisi dan Rumah Warga

  1. Muhtari (48) – Selamat (Warga Desa Tampo)
  2. La Rone (63) – Meninggal Dunia (Warga Desa Tampo)
  3. La Onus (51) – Meninggal Dunia (Warga Desa Laiworu)

Pihak berwenang masih melakukan investigasi terhadap penyebab pasti insiden ini, termasuk kemungkinan kelalaian dari pihak kapal tongkang Buana. (*)

Comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *